Jodoh umumnya datang melalui dua hal, bertemu langsung atau dipertemukan orang tua. Kedua cara bertemu jodoh ini akan melaju pada hubungan serius untuk masa depan, lamaran atau tunangan, berlanjut ke pernikahan.

 

Semulus itukah? Meski dua insan sudah bertunangan, belum tentu mereka bakal disatukan dalam ikatan pernikahan. Mengapa? Terlalu banyak hal yang bisa menghambatnya, mulai dari persoalan sepele sampai pelik.

Orangtua tentu akan merasa senang apabila anak mereka klik dengan pilihan hatinya. Ada juga anak yang memang menuruti segala yang diinginkan orangtua, termasuk melalui perjodohan. Proses pengenalan lebih dalam dan belajar mencintai dapat dilakukan dengan mudah jika pasangan merasa cocok di masa penjajakan.

Namun, jangan juga merasa sungkan. Ketika merasa ada ganjalan, lebih baik katakan terus terang sebelum terbit penyesalan. Bagaimana cara memberi tahu orang tua jika orang yang telah bertunangan dengan Anda bukan yang terbaik untuk masa depan?

Psikolog klinis, Pingkan C. B. Rumondor, M.Psi, membenarkan bahwa tidak semua pasangan yang melalui lamaran akan berlanjut pada pernikahan. Persoalannya, bagaimana cara memberitahukan orang tua bahwa Anda sebenarnya tidak cocok dengan si Dia?

“Pertama, carilah waktu saat orangtua sedang bersantai. Kedua, mulailah dengan percakapan ringan. Ketiga, ungkapkan fakta mengenai tunangan dan keluarga besarnya,” tutur Pingkan saat dihubungi Health-Liputan6.com, Selasa (26/3/2018).

Sumber: https://www.liputan6.com/fimela/read/3407311/jelang-pernikahan-ganjalan-besar-mengadang-lanjut-atau-batal

 

Jelang Pernikahan Ganjalan Besar Mengadang, Lanjut atau Batal?
Tag pada:        

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat datang, nikmati semua pelayanan dari kami Dismiss