Cincin nikah merupakan sebuah benda yang begitu dispesialkan. Bukan hanya karena memiliki nilai khusus, tapi cincin nikah juga memiliki harga yang cukup mahal.
Itulah sebabnya banyak orang yang membuat tempat secara khusus untuk menjaga keawetan dan keindahan cincin nikah ini. Tapi terkadang cincin menjadi lusuh dan berdebu. Meskipun sudah diletakan di tempat yang khusus tapi debu masih juga masuk menghampirinya sehingga cincin nikah menjadi lusuh dan tidak berkilau seperti dulu lagi.
Jika hal ini terjadi pada cincin kawin anda, maka yang harus dilakukan pertama kali adalah mencari tahu bagaimana cara untuk membersihkannya. Anda tidak perlu panik karena kondisi ini masih bisa diatasi dengan bahan-bahan yang ada di sekitar anda.
Cara mengembalikan kilau cincin nikah emas putih yang hilang
Emas putih merupakan salah satu jenis logam mulia yang mudah kusam. Hal ini disebabkan warna emas yang putih mengkilau sehingga rawan untuk terkena debu. Tapi anda tidak perlu hawatir. Dibawah ini akan dijelaskan tentang bagaimana cara untuk mengembalikan kilau cincin emas putih yang telah hilang, yaitu:
1. Menggunakan amonia
Amonia dikenal sebagai pembersih perhiasan yang cukup efektif. Zat yang satu ini sering digunakan untuk membersihkan berbagai kotoran yang ada di permukaan peerhiasan.
Cara menggunakan amonia sebagai pembersih cincin adalah:
a. Mencampurkan amonia dengan air
Langkah awal untuk menggunakan cara ini adalah dengan mencampurkan amonia dengan air hangat pada sebuah mangkuk. Perbandingannya adalah 1:6, yaitu 1 tetes amonia dicampurkan dengan 6 takar air.
b. Merendam perhiasan
Jika antara air dengan amonia sudah tercampur secara merata, maka langkah yang selanjutnya adalah dengan merendam cincin ke dalam larutan tersebut. Rendamlah cincin selama 1 menit agar seluruh kotoran yang ada di permukaan cincin terlepas. Ingat, anda hanya disarankan untuk merendamnya selama 1 menit saja dan tidak boleh lebih karena dapat merusak cincin.
c. Menyikat
Jika sudah direndam selama 1 menit, maka langkah yang selanjutnya adalah dengan menyikat cincin. sikatlah bagian-bagian yang masih terdapat kotoran dengan menggunakan sikat yang lembut. Langkah ini untuk membersihkan kotoran-kotoran yang tidak hilang oleh amonia.
d. Membilas dan mengeringkan
Jika seluruh kotoran dirasa sudah hilang semuanya, maka langkah yang berikutnya adalah dengan membilas cincin. langkah ini untuk menghilangkan sabun yang menempel pada permukaan cincin. dan jika hal itu sudah dilakukan, maka keringkan cincin dengan kain yang lembut.
Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan jika akan menggunakan amonia sebagai pembersih cincin, yaitu:
a. Amonia bersifat korosif sehingga tidak disarankan untuk sering digunakan. Anda dapat menggunakan cara ini setahun sekali untuk menghindari kerusakan pada perhiasan anda;
b. Selama proses pembersihan, usahakan jangan sampai larutan air yang sudah tercampur amonia tidak terkena tangan. Hal ini untuk menghindari terjadinya alergi ataupun iritasi yang disebabkan oleh amonia.
2. Membersihkan emas putih dengan sabun cuci piring
Mungkin tidak ada yang menyangka bahwa sabun cuci piring selain dapat membersihkan peralatan dapur juga dapat digunakan untuk membersihkan perhiasan yang terbuat dari emas putih. Hal itu karena di dalam sabun cuci piring terkandung zat-zat yang akan mengembalikan kilau emas putih yang telah pudar. Di dalam sabun cuci piring terdapat Surfaktan. Zat ini berguna untuk menurunkan tegangan air sehingga dapat melepaskan kotoran-kotoran yang menempel pada cincin. Selain itu, di dalam sabun cuci piring juga terkandung Builder. Cara kerja zat ini adalah dengan memaksimalkan kerja dari surfaktan sehingga jumlah kotoran yang dilepaskannya pun semakin banyak.
Cara menggunakan sabun cuci piring sebagai pembersih cincin:
a. Campurkan sabun dengan air
Langkah awal untuk menggunakan sabun sebagai pembersih adalah dengan mecampurkan beberapa tetes sabun cuci piring dengan air hangat. Ingat yang harus anda gunakan adalah air hangat bukannya air panas. Air panas dapat merusak tekstur cincin, terutama jika cincin anda memiliki batu permata seperti oval maka akan menyebabkan batu menjadi retak atau pecah. Untuk itulah, air yang paling pas digunakan sebagai pembersih adalah air hangat.
b. Merendam cincin
Jika antara air dan sabun sudah tercampur secara merata, maka langkah selanjutnya adalah merendam cincin ke dalam larutan tersebut. Proses perendaman ini beerguna untuk melepaskan seluruh kotoran-kotoran yang menempel pada permukaan cincin, terutama kotoran yang menempel pada cela-cela cincin yang sulit untuk dijangkau oleh tangan. Rendamlah cincin anda selama 15 menit agar hasilnya maksimal.
c. Menyikat
Jika sudah direndam selama 15 menit, maka anda perlu menyikatnya. Sikatlah seluruh permukaan cincin secara lembut dan perlahan. Semakin lembut sikat yang anda gunakan maka akan semakin bagus karena sikat yang lembut dapat mengurangi kemungkinan terjadinya goresan pada permukaan cincin.
d. Membilas
Setelah seluruh permukaan cincin sudah dibersihkan dengan sikat, maka langkah selanjutnya adalah membilas cincin. bilaslah cincin dengan menggunakan air dingin. Pastikan sabun yang memempel pada ermukaan cincin telah hilang sehingga tidak meninggalkan bekas.
e. Pengeringan
Jangan lupa, sebelum disimpan ataupun dipakai, keringkan cincin lebih dulu. Ini untuk menjaga agar cincin tidak mudah terkena debu. Perlu anda ingat bahwa menyimpan cincin dalam keadaan basah akan menyebabkan cincin mudah terkena debu dan kotoran lainnya sehingga akan mudah kotor kembali.
3. Menggunakan pasta gigi
Tidak hanya berguna untuk membersihkan gigi, pasta gigi juga memiliki berbagai manfaat lainya, yang salah satunya adalah untuk membersihkan perhiasan. Pasta gigi merupakan zat abrasif ringan yang dapat berguna untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menempel pada perhiasan.
Cara menggunakan pasta gigi sebagai pembersih cincin adalah:
a. Campurkan pasta gigi dengan sedikit air
Ini berguna untuk membuat paasta gigi agar tidak terlalu kental sehingga mudah saat digunakan.
b. Menyikat perhiasan
Gunakan pasta tersebut untuk membersihkan permukaan perhiasan. Anda dapat menggunakan sikat yang lembut. Sikatlah permukaan perhiasan secara perlahan sampai ke seluruh bagian perhiasan.
c. Bilas dan proses pengeringan
Jika seluruh bagian perhiasan sudah disikat dengan baik, maka langkah yang selanjutnya adalah membilas perhiasan. Bilaslah seluruh perhiasan dengan air bersih. anda Sebaiknya proses pembilasan tidak dilakukan dengan cara merendamnya tapi cukup mengusapkan kain basah ke seluruh permukaan cincin. dan jika langkah tersebut sudah anda lakukan, maka keringkan dengan kain halus.
Cara yang satu ini sangat pas dipakai oleh anda yang memiliki perhiasan dengan batu permata, seperti batu perlian ataupun batu zircon. Proses pembersihan yang dilakukan dengan tidak merendam perhiasan akan membuat lem yang melekatkan batu tersebut tidak hilang.
Di atas tadi adalah berbagai cara yang bisa anda gunakan untuk membersihkan cincin nikah emas putih. Dengan menerapkan cara pembersihan yang benar dan dilakukan secara teratur maka akan membuat cincin anda pun menjadi berkilau kembali dan tahan lama.
Demikian tadi pembahasan tentang tips mengembalikan kilau cincin nikah emas putih. Semoga bermanfaat.