Cincin adalah perhiasan yang dipakai di jari, tapi mungkin kamu tidak tahu kalau setiap model cincin memiliki arti berbeda tergantung pada jari mana kamu memakainya.
Dari status perkawinan hingga kepercayaan pribadi, setiap cincin yang kamu kenakan memiliki maknanya masing-masing. Kalau kamu penasaran tentang makna unik di balik setiap model cincin, simak terus artikel ini sampai akhir, ya!
Cara Mengenakan Model Cincin yang Berbeda
Ada banyak model cincin yang berbeda dan mereka juga punya cara pemakaiannya masing-masing. Di antaranya adalah berikut ini:
- Cincin solitaire memiliki satu batu permata di pusatnya. Cincin ini cocok untuk gaya apa pun, namun akan tampak lebih elegan dengan gaun minimalis.
- Cincin three stone memiliki batu tengah antara dua batu yang lebih kecil. Kamu bisa memakainya baik untuk acara formal maupun informal. Cincin ini akan memberi kilau ekstra, jadi pasangkan dengan outfit berwarna netral.
- Cincin halo setting memiliki batu tengah yang dikelilingi oleh batu-batu yang lebih kecil. Cincin halo bisa menjadi cincin statement, sehingga dapat melengkapi gaya yang formal.
- Cincin cluster/micro setting adalah cincin dengan gabungan batu-batu kecil. Kumpulan batu-batu ini bisa berbentuk macam-macam, tidak hanya bundar. Cincin cluster sangat cocok untuk acara malam hari atau acara formal.
- Cincin koktail adalah cincin besar yang cocok untuk pesta koktail serta acara resmi. Pasangkan dengan anting statement, tapi tinggalkan gelangmu untuk lain waktu.
- Cincin polos tanpa batu permata bisa kamu pakai kapan saja. Tapi untuk acara formal, kamu tentu perlu sedikit kilau. Kalau cincin halo setting bukan seleramu, pilih cincin eternity yang dikelilingi permata pada rangkanya sebagai pelengkap cincin polos.
- Cincin geometris akan memberi kesan unik dan modern. Kenakan dengan outfit minimalis untuk membuat penampilan tampak lebih fashionable.
- Stack ring adalah beberapa cincin yang ditumpuk bersamaan. Kamu bisa membeli satu set cincin stack atau menggabungkan beberapa cincin yang kamu punya.
Cara Memakai Cincin di Setiap Jari
Sebelum menentukan di jari apa kamu akan memakai cincin, kamu harus mengetahui arti dari setiap jari terlebih dahulu.
Cara Memakai Cincin di Jari Tangan Kiri
Beberapa budaya percaya bahwa nadi di tangan kiri langsung terhubung ke jantung. Inilah sebabnya mengapa memakai cincin di jari tangan kiri ada hubungannya dengan status perkawinan. Tetapi, ada beberapa makna lain di baliknya juga seperti di bawah ini.
Kelingking
Dulu, memakai dua cincin pada kelingking berarti kamu sudah menikah. Cincin bawah untuk cincin kawin, sedangkan yang paling atas untuk cincin dengan cap keluarga. Namun, makna ini sudah tak berlaku dan memakai cincin di jari kelingking kiri dikaitkan dengan koneksi mafia.
Memakai cincin di kelingking kiri membuatmu terlihat lebih berani. Untuk efek yang lebih kuat, kenakan cincin cluster atau cincin geometris pada jari kelingkingmu.
Jari Manis
Cincin kawin biasa dikenakan pada jari manis kiri. Ini karena orang Romawi kuno percaya bahwa ada pembuluh darah yang terhubung langsung ke jantung dari jari manis. Selain cincin kawin, cincin tunangan yang identik dengan percintaan juga dipakai di jari ini.
Jari Tengah
Mengenakan cincin di jari kiri tengah berkaitan dengan kekuasaan. Ini berarti kamu memiliki kekuatan untuk menerima tanggung jawab dan selalu siap menghadapi tantangan. Cincin solitaire atau cincin three stone terlihat cantik di jari tengah.
Jari Telunjuk
Jari telunjuk kiri berarti kepemimpinan dan juga merupakan jari yang ideal untuk memamerkan cincin yang unik, seperti cincin safir yang mempesona. Banyak wanita memilih untuk memakai cincin koktail di jari telunjuk mereka atau cincin statement lainnya.
Jempol
Mengenakan cincin di jempol kiri melambangkan sifat keras kepala dan temperamen tinggi. Namun dalam beberapa tahun terakhir, ibu jari yang dihiasi cincin batu mulia atau cincin koktail dianggap sebagai fashion statement.
Cara Memakai Cincin di Jari Tangan Kanan
Kalau tangan kiri dikaitkan dengan percintaan, tangan kanan melambangkan kreativitas dan profesionalitas. Simak lebih lanjut di bawah ini untuk mengetahui cara memakai cincin di jari-jari tangan kananmu.
Kelingking
Dalam bidang teknik dan ekologi, serta dalam profesi lain, orang mengenakan cincin pada kelingking mereka sebagai simbol tingkat kelulusan mereka. Beberapa orang mungkin memakai cincin profesional ini di jari kelingking kiri kalau mereka kidal.
Jari Manis
Kalau kamu tinggal di Jerman, Rusia, atau India, mengenakan cincin di jari manis kanan berarti kamu sudah menikah atau bertunangan. Dalam astrologi, jari manis kanan dikaitkan dengan bulan, yang berarti ketenangan dan feminitas. Cincin dengan batu kelahiranmu sangat pas dipakai di jari ini.
Jari Tengah
Cincin jari tengah kanan dapat menandakan keseimbangan dan keyakinan yang kuat. Orang-orang biasanya memakai cincin di jari tengah kanan mereka selama pertemuan bisnis untuk meyakinkan pasangan mereka (secara tidak sadar) bahwa mereka dapat dipercaya. Kenakan cincin bertumpuk cincin polos di jari ini sesuai gaya pribadimu.
Jari Telunjuk
Dalam upacara pernikahan tradisional Yahudi, mempelai pria memasangkan cincin kawin di jari telunjuk kanan mempelai wanita. Namun, dalam budaya lain, cincin di jari telunjuk kanan menunjukkan keleluasaan dan kemampuan untuk memimpin. Cincin halo setting akan terlihat lebih gaya di jari ini.
Jempol
Cincin di ibu jari kanan bisa menjadi fashion statement yang menarik, tetapi juga bisa melambangkan sifat keras kepalamu. Dalam beberapa tahun terakhir, para pemimpin perusahaan terlihat memakai cincin di ibu jari mereka juga.
Cara Memakai Cincin dengan Pakaian dan Perhiasan Lainnya
Bagaimana kamu menata cincin dengan perhiasan dan pakaian lainnya sangatlah penting. Simak panduan ini agar penampilanmu terlihat lebih seimbang dengan berbagai model cincin.
Model Cincin Emas atau Lapis Emas
Cincin ini terlihat bagus dengan perhiasan emas lainnya. Kamu bisa memadupadankan beberapa warna emas, misalnya untuk cincin rose gold, pilih kalung emas kuning dan anting-anting emas putih, misalnya. Cincin emas cocok dengan pakaian apa pun, tetapi terlihat maksimal dengan kemeja putih dan celana jeans.
Model Cincin Perak
Cincin perak cocok dipasangkan dengan perhiasan stainless steel atau titanium. Kamu juga bisa menggabungkan perhiasan perak dengan emas, tetapi kamu harus memastikan desainnya tidak saling bertabrakan.
Model Cincin Platinum
Cincin platinum sangat elegan dan kamu bisa menggabungkannya dengan perhiasan emas putih atau platinum. Kamu juga bisa memakai cincin platinum dengan kalung mutiara untuk pakaian yang elegan. Gaun asimetris terlihat cantik dengan cincin platinum dan anting mutiara.
Model Cincin Berlian atau Batu Permata
Cincin berlian atau batu permata cocok dipasangkan dengan outfit dan perhiasan apa pun. Untuk batu semi mulia, kamu bisa mengenakannya untuk outfit yang lebih kasual dan simpan batu berlian atau batu mulia untuk acara yang lebih mewah atau formal.
Nah, kalau kamu ingin menunjukkan kepribadianmu dengan sebuah cincin, kamu bisa mengikuti panduan di atas!
Sumber:
https://www.orori.com/ororeads/model-cincin-cara-memakai-yang-sesuai